Jumat, 26 April 2013

1001 Manfaat Lari Pagi Untuk Kesehatan


Informasi Kesehatan - Bila anda suka olahraga pagi dengan niat untuk menurunkan berat badan, hal itu boleh-boleh saja. Namun, sebenarnya banyak manfaat didapatkan dari lari pagi selain hanya menurunkan berat badan. Adapun hal ini karena banyak orang yang kurang menyadari dari manfaat lari pagi. Padahal lari pagi tidak hanya membantu menurunkan berat badan.

Di bawah ini ada beberapa manfaat dari lari pagi yang mungkin berguna sebagai pengingat Anda, sebagaimana dilansir Boldsky, di antaranya sebagai berikut:

Menurunkan berat badan
Lari pagi sangat banyak manfaatnya, selain bisa menjaga berat badan Anda, lari pagi juga menurunkan berat badan.Apalagi lari pagi merupakan latihan kardio yang ampuh untuk membakar kalori hingga dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh.

Menjauhkan dari penyakit rematik
Manfaat dari olahraga lari pagi bisa  melenturkan otot-otot Anda, sehingga menjauhkan Anda dari gangguan rematik.

Membuat jantung sehat
Berjalan atau lari pagi juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Selain itu, lari pagi juga bisa membuat jantung Anda sehat dan menjaga Anda tetap energik.

Meredakan stres
Berlari ialah bergerak dari tempat satu ke tempat yang lain, dan hal itu secara tidak langsung memberikan rasa bebas dan menyegarkan otak.

Meningkatkan konsentrasi
Ketika Anda berjalan, Anda pasti berkonsentrasi terhadap arah jalan yang ingin dituju. Banyak para atlet lari percaya bahwa lari seperti meditasi, hingga membantu meningkatkan konsentrasi Anda dalam hal apa pun.

Mengurangi risiko penyakit
Lari merupakan latihan kardio yang sangat baik untuk mencegah ataupun mengontrol segala penyakit. Kanker, jantung, obesitas, asma misalnya.

Meningkatkan stamina
Manfaat lari pagi ialah mengembangkan paru-paru Anda, sehingga bisa berdampak performa stamina Anda meningkat.


Sumber: okezone.com

Inilah Manfaat Yang Tersimpan Dari Mangga Muda


Informasi Kesehatan - Mangga salah satu buah tropis yang sangat nikmat. Bisa dimakan langsung buahnya, dibuat jus, atau jadi bahan makanan. Selain itu, mangga yang muda enak dinikmati sebagai rujak. Rasa asamnya memberi sensasi di lidah serta membuat mata menyipit. Selain enak, mangga juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Berikut manfaatnya, yang dikutip dari Mag For Women.

1. Kaya vitamin C
Buah mentah yang mengandung banyak vitamin C bantu penuhi kebutuhan kalsium tubuh sehingga membuat tulang kuat. Nutrisi penting tersebut juga membantu tubuh melawan peradangan. Dan membuat pembuluh darah jadi kuat sehingga lebih elastis. Vitamin C berperan dalam penciptaan sel-sel darah yang baru, bantu menyerap zat besi, serta mencegah pendarahan.

2. Baik untuk ibu hamil yang mual
Ini alasan kenapa wanita hamil suka mengidam mangga muda. Karena mangga muda bisa membantu menurunkan intensitas dan meminimalkan frekuensi rasa mual. Jika teratur mengonsumsi mangga mentah, rasa mual bisa hilang total.

3, Mengobati gangguan pencernaan dan sembelit
Jika perut terasa asam dan terasa tidak menentu, coba makan mangga muda. Itu bisa bantu menyembuhkan gangguan tersebut karena serat yang kaya dalam buah.

Mangga muda mengandung tinggi alkali yang membantu mengobati sembelit. Mencampur mangga muda dengan sedikit madu dan garam bisa menangkal gangguan pencernaan. 


Sumber: liputan6.com

Kamis, 25 April 2013

Pikun Dapat Dicegah Dengan Melatih Otak


Informasi Kesehatan - Kepikunan dewasa ini bukan hanya diderita oleh mereka yang telah berusia lanjut, namun juga usia muda, namun untuk mencegahnya dapat dilakukan dengan melatih otak sejak dini. Dokter Spesialis Syaraf Rumah Sakit Martha Friska Medan Budi Santoso di Medan Jumat mengatakan pada prinsipnya semakin tua seseorang akan semakin besar risiko pikun, namun jika otak dilatih sejak dini, maka pikun atau dementia bisa diatasi.

"Melatih otak dengan membaca atau melakukan pekerjaan yang berbeda setiap hari dapat mencegah dementia ini. Intinya, gunakan otak setiap hari, jika tidak ingin pikun, maka gunakan otak sebaik-baiknya," katanya 

Ia mengatakan setiap orang berpotensi dementia bahkan beberapa orang memiliki kesempatan lebih tinggi daripada yang lain, untuk itu, yang terbaik orang bisa lakukan adalah mencoba untuk mengurangi faktor risiko. "Di Indonesia, masyarakat dengan usia 65 tahun ke atas, sekitar 15 persen menderita dementia dan penderita dementia di usia 95 tahun sekitar 50 persen. Jumlah ini sebenarnya bisa dikurangi dengan melatih otak sejak dini," katanya.

Menurut dia, demensia bukan nama dari suatu penyakit tertentu, namun merupakan istilah untuk menggambarkan sekelompok gejala yang dapat disebabkan oleh beberapa kelainan pada otak. Seseorang yang mengalami dementia, akan mengalami penurunan fungsi intelektual sehingga aktivitas sosialisasinya akan terpengaruh. Penderita dementia juga akan kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan menjaga emosi.

"Beberapa penyakit yang menyebabkan gejala dementia adalah alzheimer, vascular dementia, dan lainnya. Dementia umum diderita orang yang lanjut usia, namun penyakit ini bukan merupakan bagian dari proses penuaan yang normal," katanya.


Sumber: vemale.com

Cara Atasi Gatal di Kulit Kepala


Informasi Kesehatan - Apakah Anda seringkali merasa kulit kepala gatal-gatal di tengah Anda sedang meeting atau berkumpul dengan sahabat-sahabat Anda? Lantas, apa yang Anda lakukan? Menggaruk mungkin akan membuat Anda sedikit lebih lega, tetapi ternyata menggaruk kulit kepala yang gatal justru membuat Anda ingin menggaruknya lagi dan lagi. Alhasil, Anda akan terlihat konyol dan terjadi iritasi di kulit kepala.

Yang harus Anda lakukan pertama kali saat kulit kepala gatal adalah 'JANGAN MENGGARUKNYA'. Lebih baik, coba beberapa langkah ini sehingga gatal di kulit kepala segera menyingkir.

Keramas teratur
Umumnya, gatal di kulit kepala disebabkan karena kulit kepala kotor dan terlalu banyak keringat. Untuk itu, pastikan Anda berkeramas secara teratur sehingga bakteri dan kotoran ogah nempel di sana.

Pakai air dingin
Apabila Anda seringkali mengalami gatal, maka hindari keramas dengan air hangat atau air panas. Lebih baik gunakan air dingin saja. Air dingin akan membantu merilekskan dan ramah bagi kulit kepala jenis sensitif.

Perlu kelembaban
Tingkatkan kelembaban dengan memilih shampoo dan kondisioner khusus yang lembut serta melembabkan. Sebaiknya hindari shampoo dengan formula keras yang justru akan memperparah iritasi di kulit kepala. Terutama jika jenis kulit Anda sensitif, utamakan kandungan pelembab di dalam shampoo atau kondisioner.

Pakai minyak alami
Gunakan minyak alami seperti minyak kelapa untuk memassage kulit kepala agar rileks dan meningkatkan regenerasi rambut. Segera bilas hingga bersih sehingga tidak meninggalkan residu dan kotoran yang akan memicu terjadinya gatal-gatal lagi.

Hindari terkena panas
Hindarkan kulit kepala dan rambut dari panas, baik panas matahari maupun panas dari alat pengering rambut atau pencatok rambut. Panas akan justru memperparah dan membuat kondisi kulit kepala menjadi kering.

Masker rambut
Aplikasikan masker rambut untuk mengatasi problem kulit kepala serta menyuburkan rambut. Masker rambut juga membuat kulit kepala lebih lembab dan terasa dingin.

Kenakan pelindung kepala seperti topi atau payung ketika Anda beraktivitas di bawah sinar matahari langsung, sehingga kulit kepala Anda lekas pulih dan gatal-gatalnya hilang. 


Sumber: vemale.com

Kulit Jeruk Dapat Atasi Problem Pada Kulit


Informasi Kesehatan - Biasanya saat makan buah jeruk, kulitnya akan langsung dibuang. Tetapi, tahukah Anda bahwa kulit jeruk ternyata punya banyak manfaat juga? Teksturnya mirip dengan pori-pori besar, dan kalau dikupas, seperti ada loncatan air yang dapat membuat mata terasa pedih. 

Berbeda dengan kulit apel yang bisa dimakan, kulit buah jeruk tak bisa dimakan. Tetapi, jangan remehkan khasiatnya lho, karena ternyata nutrisi kulit jeruk sama seperti kandungan kulit apel. Menurut Rebecca Wood, penulis The New Whole Foods Encyclopedia, sebuah jeruk mengandung setidaknya 60 jenis flavonoid dan 170 fitonutrisi yang berbeda. Sangat baik untuk kulit dan sistem peredaran darah juga.

Pernyataan tersebut didukung oleh Dr. Jaishree Bhattacharjee, seperti dikutip dari IndiaTimes, di mana kulit jeruk mengandung rasa pahit yang sebenarnya menjadi penyeimbang dari buah yang terbungkus di dalamnya. Secara medis, kulit jeruk justru dapat memperlancar pencernaan, membantu mengeluarkan gas, mencegah rasa mual, serta memperlancar buang air kecil.

Dalam hal kecantikan, kulit jeruk tak kalah manfaatnya. Essential oil yang terkandung di dalamnya secara alami akan membuat syaraf menjadi relaks dan membuat tidur jadi nyenyak. Dalam tidur inilah regenerasi kulit jauh lebih efektif.

Apalagi ya manfaat kulit jeruk di dunia kecantikan?
>Kulit jeruk dapat menyeimbangkan kondisi kulit berminyak. Membuat kulit jadi lebih halus dan lembut.
>Kulit jeruk dapat mengangkat sel-sel kulit mati serta mengangkat komedo hitam secara natural. Membuat kulit jadi lebih bersinar.
>Kulit jeruk dapat membantu mencerahkan kulit dan mengatasi noda hitam di wajah, terutama bekas jerawat.
>Kulit jeruk dapat mencegah peradangan dan mencegah jerawat.
>Kulit jeruk dapat menjadi antibakteri yang baik.
>Kulit jeruk dapat membuat kulit wajah lebih segar dan aromanya wangi.

Ingin memetik dan menikmati manfaat dari kulit jeruk? Tetap hati-hati agar tidak kena mata ya.


Sumber: vemale.com

Khasiat Buah Mangga Untuk Kesehatan


Informasi Kesehatan - Mangga merupakan buah super yang sarat vitamin dan memiliki beragam khasiat pencegahan penyakit. Penelitian terbaru menunjukkan kandungan polifenol dalam mangga berpotensi mencegah obesitas dengan cara menurunkan kadar gula darah. 

Buah yang lezat ini juga diketahui mampu melawan reaksi inflamasi pemicu kanker. Penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi Experimental Biology 2013 menyebutkan, peningkatan kadar gula darah bisa menyebabkan diabetes atau obesitas. Polifenol adalah jenis mikronutrien yang ditemukan dalam tanaman. Beberapa penelitian telah mengaitkan polifenol dengan berbagai manfaat pencegahan penyakit.

Mangga termasuk buah yang kaya polifenol, termasuk jenis antioksidan seperti mangiferin yang akan meningkatkan metabolisme dan melawan diabetes, quercetin yang melawan inflamsi dan hipertensi, serta kaempferol yang menghambat pertumbuhan kanker. 

Dr.Edralin Lucas dari Oklahoma University melakukan penelitian terhadap 20 orang obesitas. Mereka diberikan 10 gram buah mangga yang sudah dikeringkan untuk dikonsumsi setiap hari selama 12 minggu. Di akhir periode studi, kadar gula darah para partisipan diukur dan diketahui adanya penurunan yang signifikan. Meski begitu tidak ada perbedaan dalam kadar lemak tubuh. 

Lucas menjelaskan hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian pada hewan yang menunjukkan konsumsi mangga menurunkan kadar gula darah pada tikus yang diberi makanan tinggi lemak.

Sementara itu penelitian lain akan buah mangga dilakukan oleh Dr.Susanne Mertens-Talcott dari Texas A&M University. Ia menemukan polifenol dalam mangga menghambat respon inflamasi pada sel kanker dan nonkanker yang diisolasi di laboratorium. Akan tetapi penelitian Mertens-Talcott itu masih harus ditindak lanjuti dengan penelitian pada manusia.

Meski begitu penelitian ini memperkuat studi-studi sebelumnya yang mengungkapkan bahwa polifenol pada mangga menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan mengurangi ukuran tumor pada tikus. Kandungan tertentu yang disebut gallotannins juga membantu mematikan sel-sel kanker kolon tanpa merusak sel yang sehat.


Sumber: kompas.com

Kecantikan Kulit Dan Tidur, Apa Kaitannya?


Informasi Kesehatan - Tidur adalah proses aktif yang melingkupi 1/3 waktu hidup manusia. Sayangnya hanya sedikit penelitian yang membahas hubungan kesehatan tidur dengan kecantikan kulit. Padahal, kita sudah lama mendengar tentang beauty sleep. Ya, artinya tidur dapat mempercantik kulit seseorang. Lihat saja, ketika kita kekurangan tidur, kulit tampak kusam tak bercahaya. Ini disebabkan oleh meningkatnya hormon stres hingga meningkatkan peradangan/inflamasi pada kulit yang tentu buruk akibatnya pada kualitas kulit.

Kesehatan Kulit dan Kurang Tidur
Keduanya ternyata saling berhubungan erat. Gangguan tidur menurunkan kualitas kulit, bahkan memperburuk penyakit kulit, sementara penyakit kulit sendiri dapat mengganggu kualitas tidur. Kurang tidur akan memperburuk kondisi kulit. Begitu kita kekurangan tidur, sel-sel inflamasi dalam tubuh akan meningkat. 

Tandanya, jerawat bermunculan, kulit jadi sensitif, reaksi alergi kulit memburuk dan iritasi pada kulit pun jadi semakin parah. Semakin kurang tidur, semakin banyak kita membutuhkan produk-produk perawatan kulit. Kurang tidur juga akan merusak struktur kecantikan alami kulit. Sel-sel inflamasi yang meningkat kadarnya akan merusak asam hialuronat dan kolagen. Keduanya adalah bahan yang membuat kulit kenyal dan bercahaya.

Gangguan pada tidur, akan membuat penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem imun kita jadi semakin buruk. Penyakit-penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim (eczema) akan kambuh saat mengalami kekurangan tidur. Psoriasis misalnya bukan semata penyakit kulit, ia juga merupakan petanda adanya peningkatan inflamasi. Adanya penyakit kulit yang tak kunjung sembuh, juga bisa jadi petanda adanya gangguan tidur yang belum terdeteksi.

Jam Biologis Kulit
Kulit berperan dalam mengontrol suhu dan pengeluaran cairan. Ini berkaitan dengan jam biologis dan pengaturan suhu inti tubuh (core body temperature). Supra chiasmatic nucleus (SCN) memang merupakan pusat pengatur irama jam biologis. Tetapi ada juga pengatur jam biologis yang bersifat perifer. Kulit lewat kemampuannya untuk menjaga keseimbangan cairan dan melepaskan panas, juga turut mengatur jam biologis ini.

Kulit juga mempunyai kemampuan untuk merasakan perbedaan suhu sekitar, sehingga ia dapat memberi sinyal kepada otak untuk menjaga keseimbangan suhu inti tubuh tetap di sekitar 37 derajat celcius.
Suhu inti tubuh akan bergerak naik di siang hari, sementara beranjak malam akan mulai menurun dan mencapai titik terendah saat menjelang tidur. Suhu panas tubuh perlahan dikeluarkan lewat kulit.

Kadar kortisol tertinggi dicapai di pagi hari dan terus menurun sepanjang hari. Menjelang malam kadarnya akan menurun dan mencapai titik terendah saat akan tidur. Kortisol memiliki efek anti-inflamasi. Diduga, turunnya kadar kortisol ini berperan pada meningkatnya rasa gatal di malam hari pada penderita penyakit kulit.

Kecantikan
Hidrasi tubuh dijaga saat tidur. Ketika tidur, kelembaban kulit dikembalikan. Jika kita kurang tidur, tentu saja kulit jadi lebih kering dan kusam. Kerutan juga akan tampak dengan jelas saat kita kekurangan tidur.
Mencapai tahap tidur dalam, tubuh mengeluarkan growth hormone (hormon pertumbuhan). Hormon ini pada anak-anak penting untuk proses tumbuh kembang. Sedangkan pada orang dewasa, hormon ini berperan untuk memicu perbaikan sel-sel yang rusak. Jika kita kurang tidur, sel-sel kulit yang rusak akan mati, tanpa adanya sel-sel pengganti yang baru. Akhirnya proses penuaan pun akan datang dini.

Proses tidur juga berperan penting dalam menjaga kelangsingan tubuh. Tahukah Anda, bahwa kondisi kurang tidur akan meningkatkan nafsu makan dan mengganggu proses metabolisme hingga sulit menurunkan berat badan? Ya, saat kurang tidur terjadi ketidak seimbangan hormonal yang sebabkan nafsu makan tak terbendung. Akibatnya kita akan lebih banyak ngemil dan memilih makanan berkalori tinggi.

Untuk menjaga kecantikan kulit perhatikan beberapa tips tidur sehat berikut :
- Jagalah jadwal tidur yang teratur dan cukup. Ini akan memudahkan proses tidur secara umum. Biasakan membuat ritual persiapan tidur yang menyenangkan. Persiapkan dengan meredupkan lampu, memutar musik yang lembut, lalu lakukan perawatan kulit. Kondisi rileks akan memudahkan dan menjaga kualitas tidur.
- Minum banyak cairan selama beraktivitas di siang hari untuk menjaga keseimbangan cairan. Sementara, menjelang tidur batasi minum karena minum terlalu banyak dapat mengganggu tidur karena kebutuhan untuk kencing.
- Tidurlah dalam suasana yang gelap. Dengan demikian melatonin (hormon tidur) akan diproduksi optimal.
- Gunakan sprei yang lembut dan nyaman. Ganti secara rutin untuk menjaga kebersihannya dan tetap bebas dari tungau atau debu yang dapat memancing alergi.
- Posisi tidur terlentang akan mengurangi risiko terjadinya kerutan pada wajah.


Sumber: kompas.com